Pisau di Punggung Saya.

Selamat malam.



Karena gue nulis ini malam-malam, jadi, selamat malam..
Juga, gue nulis ini ditemenin sama Alicia Keys nyanyi Tears Always Win-nya yang beuh.. setelah lamaaaaa banget gue ga dengerin ini lagu, kok kedengerannya dikuping gue jadi tambah enak ya..(GAK PENTING, YO.)

Pernah ga sih merasa bahwa apa yang lu lakuin ke orang lain udah sebaik mungkin, lalu tau bahwa jadi baik aja ternyata ga cukup buat dia untuk berbuat baik ke lu juga, baik di depan maupun dibelakang. Gue masih wondering aja sama apasih sebenarnya yang benar-benar manusia butuhkan selain kebaikan. Mengetahui fakta bahwa semua usaha baik ternyata ga semata-mata membuat oranglain juga memperlakukan gue dengan baik, adalah sakit hati yang susah diungkapkan rasanya. Setelah sakit hati-sakit hati yang udah pernah gue rasakan, rasanya, ga mengurangi sakit nya sama sekali. Tapi emang dasarnya aja gue yang disenggol dikit sedih sih.

But seriously, gue belajar banyak banget dari semua rasa sakit hati gue sendiri. Dengan itu, gue jadi tau kalau ga semua yang lu berikan pada oranglain hasilnya akan sama dengan apa yang lu harapkan. Tapi itu juga jangan menjadikan lu untuk berhenti berbuat baik dan berhenti berusaha menjadi baik. Pernah dengar kan kata-kata “kalau lo ga menemukan orang baik lagi, maka jadilah orang baik tersebut”. Hehe susah ternyata ya, tetap menjadi baik setelah lu tau apa yang orang lakukan dibelakang punggung lu sendiri. Tapi gue gaakan berhenti belajar untuk ikhlas yang sampai mati pun gue percaya ilmu ikhlas tersebut akan susah sekali untuk gue realisasikan sepenuhnya.

Mau segimanapun kamu jungkir balik untuk belajar ikhlas, tetap aja masih ada kata “susah”. Iya, SAMA.

Pernah tau juga kan kata-kata “berpikir positif akan sangat sulit dilakukan pada orang yang tidak kamu sukai, atau pada orang yang sudah menyakiti hati mu”. For whoever yang menciptakan kata-kata itu, it’s TRUE!!

Tentang yang sudah orang lain lakukan pada kita, gue cuman mau bilang sama kalian yang mungkin pernah merasakan hal ini kalau gaada mahluk Tuhan yang sempurna. Jangan jadi membenci orang hanya karna mereka menyakiti hati kita. Kesel dan kecewa itu wajar. Tapi juga jangan jadi lupain kebaikan lain yang sudah pernah mereka lakukan, jangan menghitamkan seluruh kertas putih hanya karna satu titik mengotorinya. Jangan melupakan kebaikan yang sudah dilakukan orang lain hanya karna satu kesalahan yang ia perbuat, sejahat apapun itu, tetap, ia juga manusia kok. Tidak ada yang menjamin juga bahwa selamanya kita menjadi orang baik, mungkin besok, lusa atau entah kapan kita tidak sengaja melakukan sesuatu yang akan menyakiti hati orang lain, tanpa pernah kita sadari. Allah SWT aja pernah kecewa kok, waktu tau ternyata Adam dan Hawa yang sudah dimasukkan ke surga sama Allah SWT malah tergoda sama bisikan setan.

Walaupun tetep aja masih sedikit janggal rasanya, melihat si orang tersebut bersikap biasa aja, seakan-akan ga pernah menancapkan pisau di punggung saya. Yaudah, toh, pisaunya udah gue ambil, darahnya udah gue bersihin, luka nya masih dalam tahap gue sembuhin. Gaada luka yang gabisa sembuh kan, teman-teman?

Kuncinya apasih, ya galain gabukan: memaafkan. Menjadi dewasa itu butuh banyak pengorbanan, itu betul sekali. Jangan mengurangi kadar kebaikan yang memang udah daridulu lu lakuin ke orang tersebut. Mungkin dia punya alasan sangat khusus kenapa dia bisa melakukan itu.

Kalian yang sakit hatinya karna kecewa ketika yang kalian dapatkan ga sama dengan apa yang kalian berikan, percaya deh, ga semua nya dibayar langsung sama manusia. Mungkin Allah SWT yang akan membalas kebaikan-kebaikan kalian. Jangan berbuat baik hanya karna ingin disebut baik, berbuat baik lah karna memang ingin menjadi baik. Gue percaya landasan itu akan membawa kebaikan-kebaikan lain untuk datang juga ke hidup gue. Dan, jangan kebanyakan ngarep sama manusia, coy, gaada abisnya. Belum tentu juga harapan yang udah lu gantungkan tercapai, ya kan? Sekarang, coba gantungkan harapan sama Allah SWT aja, ya.

Dah, gitu aja. Semoga segala sakit di hati kalian sembuh secepatnya. Tau kan, waktu adalah obat terbaik untuk sakit hati? Gih, berdamai sama waktu dulu baru sembuhin sakit di hati satu-persatu.

OIYA, yang belum dengerin Tears Always Win-nya Alicia Keys, dengerin deh! ;)

Komentar

Postingan Populer