Kumpulan Kata Dengan Makna. (5)
KAU.
Kau itu luka.
Luka yang paling kurahasiakan,
Luka yang hanya kukeluhkan pada Tuhan.
Tapi kau juga penyembuhnya.
Kau itu segalanya.
Penyebab dari luka sekaligus penyebab kesembuhannya.
Penyebab dari malam-malam yang terasa panjang, tapi juga satu-satuya yang meramaikan sepiku lewat tulisan.
DONGENG
Aku mencintaimu sebagai air mengalir sampai ke muaranya.
Aku mengagumimu sebagai titik hujan yang jatuh ke tanah.
Kau adalah cerita dongeng.
Mengertilah bahwa kau setinggi itu.
Sedang aku hanyalah titik kecil dibanding bintang yang sinarnya jauh lebih terang.
SETIA
Tentang yang sudah atau masih mungkin akan kita lewati, mari berpikir sebentar..
Apakah sudah seperti yang kau atau aku inginkan? Belum, sayangku, kita ini dua sisi yang tidak saling mengisi.
Tentang segala yang belum sempat kau lihat,
Tentang rinduku yang belum pernah kau balas,
Tentang sakit yang sering kau bagi,
Tentang memberi yang masih ku menangi,
Juga tentang bagaimana aku menerima hampir seemuanya dengan rela hati.
Tetap mencintai adalah satu-satunya bukti yang sanggup kuberikan.
Kau akan lihat nanti..
Setelah semuanya tak kau dapatkan lagi.
IYA, KAU.
Tidak ada yang salah dengan membuka hati.
Aku hanya belum bisa jatuh pada sesuatu yang bukan berasal darimu.
Aku hanya belum bisa membuka hatiku seluas ketika kau yang mengetuknya, dulu.
Aku juga masih belum bisa menerima kebodohan lain selain jatuh hati padamu.
Kau menitipkan pilu, yang bukannya menanamkan benci tapi malah membuatmu semakin dalam dihatiku.
Kau. Iya, kau.
Memang sehebat itu.
SETIDAKNYA, DI MATAMU
Tanpa kata, aku tidak tahu akan seperti apa kau ku deskripsikan.
Tanpa cinta, aku menyerah mencari arah untuk terus berjalan.
Kau membuat buntu, setiap jalan yang ada.
Kau membuatku gemetar hanya karna sebuah tatapan ditambah sedikit senyuman.
Entah apa arti dari tatapan itu, aku tidak tahu, juga tidak peduli
Sering-sering saja manatapku begitu.
Matamu begitu dalam menatapku, persetan dengan cinta!
Mata itu membuatku merasa ada, walau bukan dihatimu
Setidaknya di matamu.
Kau itu luka.
Luka yang paling kurahasiakan,
Luka yang hanya kukeluhkan pada Tuhan.
Tapi kau juga penyembuhnya.
Kau itu segalanya.
Penyebab dari luka sekaligus penyebab kesembuhannya.
Penyebab dari malam-malam yang terasa panjang, tapi juga satu-satuya yang meramaikan sepiku lewat tulisan.
DONGENG
Aku mencintaimu sebagai air mengalir sampai ke muaranya.
Aku mengagumimu sebagai titik hujan yang jatuh ke tanah.
Kau adalah cerita dongeng.
Mengertilah bahwa kau setinggi itu.
Sedang aku hanyalah titik kecil dibanding bintang yang sinarnya jauh lebih terang.
SETIA
Tentang yang sudah atau masih mungkin akan kita lewati, mari berpikir sebentar..
Apakah sudah seperti yang kau atau aku inginkan? Belum, sayangku, kita ini dua sisi yang tidak saling mengisi.
Tentang segala yang belum sempat kau lihat,
Tentang rinduku yang belum pernah kau balas,
Tentang sakit yang sering kau bagi,
Tentang memberi yang masih ku menangi,
Juga tentang bagaimana aku menerima hampir seemuanya dengan rela hati.
Tetap mencintai adalah satu-satunya bukti yang sanggup kuberikan.
Kau akan lihat nanti..
Setelah semuanya tak kau dapatkan lagi.
IYA, KAU.
Tidak ada yang salah dengan membuka hati.
Aku hanya belum bisa jatuh pada sesuatu yang bukan berasal darimu.
Aku hanya belum bisa membuka hatiku seluas ketika kau yang mengetuknya, dulu.
Aku juga masih belum bisa menerima kebodohan lain selain jatuh hati padamu.
Kau menitipkan pilu, yang bukannya menanamkan benci tapi malah membuatmu semakin dalam dihatiku.
Kau. Iya, kau.
Memang sehebat itu.
SETIDAKNYA, DI MATAMU
Tanpa kata, aku tidak tahu akan seperti apa kau ku deskripsikan.
Tanpa cinta, aku menyerah mencari arah untuk terus berjalan.
Kau membuat buntu, setiap jalan yang ada.
Kau membuatku gemetar hanya karna sebuah tatapan ditambah sedikit senyuman.
Entah apa arti dari tatapan itu, aku tidak tahu, juga tidak peduli
Sering-sering saja manatapku begitu.
Matamu begitu dalam menatapku, persetan dengan cinta!
Mata itu membuatku merasa ada, walau bukan dihatimu
Setidaknya di matamu.
keren kak, aku suka yang iya, kau! baca punya aku juga ya ka https://ailenheart.blogspot.com
BalasHapusTerima kasih, ya. Akan aku baca segera
Hapus