Katanya, kamu adikku.

Halo, adik kecil yang baru saja aku lihat fotonya.
Senyum yang mengembang di wajah mungil mu itu, kamu tahu, mengingatkan ku pada laki-laki pertama yang ku lihat  di muka bumi.
Laki-laki yang menyuapiku sambil bernyanyi lagu-lagu kesukaanku.
Laki-laki yang selalu bilang aku anak pintar.
Laki-laki yang membacakan ku cerita dulu.
Laki-laki berambut ikal yang pasti ku mainkan saat menggendongku.
Laki-laki tinggi yang sering menggendongku di atas pundaknya, oh adik kecil, yang satu ini benar-benar favoritku.
Laki-laki yang mengenalkanku pada musik.
Laki-laki yang aku tunggu sampai larut, tak peduli seberapa mata ku ingin diistirahatkan.
Laki-laki yang selalu menyerangku dengan ciuman ketika ia pulang.
Laki-laki yang selalu memanggilku sayang.
Laki-laki yang akan memainkan gitar nya kapan pun aku minta.
Laki-laki yang akan menggelitiki telapak kaki ku sebelum aku tidur, dik, itu kebiasaan ku dengannya dulu.
Laki-laki pemberani, tameng ku.
Dik, mungkin dulu senyum ku juga seperti milikmu.
Membuat siapa saja yang melihatnya seperti terbius untuk ikut tersenyum.
Kau punya laki-laki kesukaanku itu.
Membayangkanmu di ciumi nya, mengingatkanku pada bahagia ku dulu.
Dik, semoga sampai besar nanti kamu tetap merasakan itu.
Merasakan cinta nya. Sayang nya.
Besar nanti, jadi jagoan yang pemberani, yang jujur dan soleh ya.
:)

Komentar

Postingan Populer