Tak kunjung jua.
Kau ada di tempat yang paling tak tersentuh. Bila ku bisa ibaratkan, andai saja bisa, sayang. Kau sudah melewati batas yang ku kira hanya bisa dilewati diriku sendiri. Kau menempati tempat yang juga ku kira hanya untuk ku sendiri. Dan aku terlanjur mempersilahkanmu berada disana. Tanpa pernah bermaksud untuk selamanya ku biarkan, kau sudah terlampau nyaman sepertinya. Aku berhenti mencoba mengusirmu, otak dan hati ku tak membiarkan aku melakukannya. Biar. Di ujung hati ku juga tidak ada apa-apa, kau pasti akan bosan suatu hari nanti.
Komentar
Posting Komentar